Skip to main content

Belajar Mengenai Routing pada MikroTik


Selamat datang sobat! Selamat datang di buletinup.com! Artikel dibawah ini akan menjelaskan salah satu fitur yang dimiliki oleh mikrotik. Mau tau apa? Simak artikel dibawah ini.

Pembahasan kita kali ini adalah mengenai fitur yang sangat berperan dalam sistem pembagian jaringan, yaitu routing mikrotik. Sebelumnya perlu Anda pahami apa yang dimaksud dengan routing. Routing merupakan tata cara yang digunakan dalam proses pengiriman paket data yang terhubung dari satu network ke network lain. 

Pada satu router, biasanya terdapat satu atau lebih tabel routing yang berguna untuk menyimpan informasi jalur pada saat proses routing terjadi, dimana jalur itu akan digunakan ketika ada pengiriman data melalui router. Pada beberapa kejadian, untuk menuju ke suatu tujuan atau client, router tidak hanya memiliki satu gateway atau gerbang, karena router harus menghubungkan lebih dari satu jaringan yang mempunyai segmen yang berbeda-beda.

Routing pada MikroTik


Nah, lalu bagaimana router melakukan pemilihan jalur gatewaynya? Jenis Gateway mana yang akan dipilih oleh Router untuk menuju ke Server? Ketika ada banyak rule routing, router memiliki cara perhitungan jalur routing yang nantinya akan digunakan oleh router untuk transmisi data. Pemilihan jalur Routing berdasarkan pada beberapa tingkat yaitu dst-address dan distance pada tiap-tiap rule routing.

Pertama, router akan memilih rule routing dengan dst-address yang memiliki spesifik yang sesuai. Lalu Router akan melihat kalkulasi perhitungan nilai pada parameter Distance di tiap-tiap rule routing, semakin sedikit Distance, maka besar kemungkinan rule itu akan digunakan. Apabila ditemukan beberapa rule routing dengan dst-address yang sama atau bahkan spesifik dan distance sama, maka hal itu akan menyebabkan Router memilih dengan Random (round robin).

Nah, itulah sedikit pembahasan mengenai routing mikrotik. Routing mikrotik sangat banyak gunanya dalam sebuah sistem jaringan, ia berperan sebagai pembagi dan pengatur lalu lintas data yang akan masuk maupun data yang akan keluar. Dengan adanya routing mikrotik jalur pengiriman dan penerimaan data atau informasi akan lebih mudah ditemukan, sehingga kecil kemungkinan terjadi lemot atau tabrakan data.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat buletinup.com..sampai jumpa!

Comments

Popular posts from this blog

Memahami Istilah DHCP Client pada MikroTik

Hallo hallo...selamat datang di blog buletinup.com ! Pembahasan kita kali ini masih membahas seputar internet dan jaringannya yaa. Kali ini kita akan membahas tentang DHCP Client. Nah, sebelum kita masuk ke materi pembahasan berupa DHCP Client, kita akan mempelajari pengertian dari DHCP terlebih dahulu. DHCP merupakan   protokol yang menggunakan basis client dan server sebagai bahan sistem pembagian alamat ip nya.  DHCP merupakan sebuah protokol yang bisa memberikan alamat Ip secara otomatis pada sebuah komputer. Pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas bahwa setiap perangkat haruslah memiliki sebuah alamat ip sebagai identitasnya. Nah, untuk bisa memiliki ip address ini kita bisa menggunakan bantuan dari DHCP yaitu DHCP Server yang akan memberikan alamat otomatis pada perangkat Anda secara otomatis agar bisa tersambung ke jaringan. Nah, untuk DHCP Client sendiri merupakan sebuah bagian atau rangkaian dari DHCP yang berguna sebagai penerima atau pengguna dari pelayanan y...

Fitur Mangle yang Pintar dalam MikroTik

Hallo sobat! Selamat datang diweb buletinup.com ! Pembahasan kita kali ini adalah mengenai Fitur Mangle didalam MikroTik. Mau tau apa itu Fitur Mangle dalam MikroTik? Simak penjelasannya berikut ini. Fitur Mangle pada mikrotik adalah suatu cara yang digunakan untuk menandai paket data dan koneksi tertentu yang dapat diterapkan dalam fitur mikrotik lainnya, sepeti pada routes, pemisahan bandwidth pada queues, NAT dan filter rules. Tanda yang dimiliki mangle yang ada pada router mikrotik hanya dapat digunakan pada router itu saja. Dan yang perlu diingat adalah proses pembacaan rule mangle ini dilakukan dari urutan pertama atau atas ke urutan bawah. Ada beberapa jenis penandaan (Mark) yang ada pada Mangle yaitu Packet Mark (Penandaan Paket), Connection Mark (Penandaan Koneksi), dan Routing Mark (Penandaan Routing). Secara default parameter mangle bisa dibagi menjadi beberapa chain dibawah ini, yaitu : Chain Input digunakan untuk menandai trafik yang masuk menuju ke router mikrotik dan han...