Skip to main content

Memahami Tentang MikroTik Packing Packer Packer Protocol (M3P)


Hallo sobat Buletinup.com! Selamat datang di blog kami!

Kali ini kita akan membahas soal M3P atau MikroTik Packet Packer Packer Protocol. Salah satu fitur yang ada dalam MikroTik.

Packing Packer Packer Protocol (M3P)


MikroTik Packet Packer Packer Protocol (M3P) mengoptimalkan penggunaan data rate dari tautan menggunakan protokol yang memiliki overhead tinggi per paket yang dikirimkan. Tujuan dasar dari protokol ini adalah untuk lebih memungkinkan jaringan nirkabel untuk mengangkut lalu lintas VoIP dan lalu lintas lainnya yang menggunakan ukuran paket kecil sekitar 100 byte.

Fitur M3P:


diaktifkan oleh pengaturan per antarmuka

router lain dengan MikroTik Discovery Protocol diaktifkan akan menyiarkan pengaturan M3P
secara signifikan meningkatkan ketersediaan bandwidth melalui beberapa tautan nirkabel sekitar empat kali
menawarkan pengaturan konfigurasi untuk menyesuaikan fitur ini
Spesifikasi
Paket yang dibutuhkan: sistem
Diperlukan lisensi: Level1
Tingkat submenu: / ip packing
Standar dan Teknologi: M3P
Penggunaan perangkat keras: Tidak signifikan
Deskripsi

Protokol nirkabel IEEE 802.11 dan, pada tingkat lebih rendah, protokol Ethernet memiliki overhead yang tinggi per paket karena untuk setiap paket perlu mengakses media, memeriksa kesalahan, mengirim ulang jika terjadi kesalahan, dan mengirim pesan pemeliharaan jaringan (jaringan pemeliharaan hanya berlaku untuk nirkabel). Protokol Packet Packer MikroTik meningkatkan kinerja jaringan dengan menggabungkan banyak paket kecil menjadi paket besar, sehingga meminimalkan biaya jaringan per paket. M3P sangat efektif ketika ukuran paket rata-rata adalah 50-300 byte ukuran umum dari paket VoIP.

Fitur:


dapat bekerja pada media seperti Ethernetdinonaktifkan secara default untuk semua antarmuka

ketika versi yang lebih lama pada RouterOS ditingkatkan dari versi tanpa M3P ke versi dengan penemuan, antarmuka nirkabel saat ini tidak akan secara otomatis diaktifkan untuk M3P. paket kecil yang menuju ke tujuan tingkat MAC yang sama (terlepas dari tujuan IP) dikumpulkan sesuai dengan konfigurasi yang ditetapkan dan dikumpulkan ke dalam paket besar sesuai dengan ukuran yang ditetapkan. paket dikirim segera setelah ukuran paket paket agregat maksimum tercapai atau waktu maksimum 15 ms.Nah sobat buletinup.com ..sampai jumpa!

Comments

Popular posts from this blog

Memahami Istilah DHCP Client pada MikroTik

Hallo hallo...selamat datang di blog buletinup.com ! Pembahasan kita kali ini masih membahas seputar internet dan jaringannya yaa. Kali ini kita akan membahas tentang DHCP Client. Nah, sebelum kita masuk ke materi pembahasan berupa DHCP Client, kita akan mempelajari pengertian dari DHCP terlebih dahulu. DHCP merupakan   protokol yang menggunakan basis client dan server sebagai bahan sistem pembagian alamat ip nya.  DHCP merupakan sebuah protokol yang bisa memberikan alamat Ip secara otomatis pada sebuah komputer. Pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas bahwa setiap perangkat haruslah memiliki sebuah alamat ip sebagai identitasnya. Nah, untuk bisa memiliki ip address ini kita bisa menggunakan bantuan dari DHCP yaitu DHCP Server yang akan memberikan alamat otomatis pada perangkat Anda secara otomatis agar bisa tersambung ke jaringan. Nah, untuk DHCP Client sendiri merupakan sebuah bagian atau rangkaian dari DHCP yang berguna sebagai penerima atau pengguna dari pelayanan y...

Belajar Mengenai Routing pada MikroTik

Selamat datang sobat! Selamat datang di buletinup.com ! Artikel dibawah ini akan menjelaskan salah satu fitur yang dimiliki oleh mikrotik. Mau tau apa? Simak artikel dibawah ini. Pembahasan kita kali ini adalah mengenai fitur yang sangat berperan dalam sistem pembagian jaringan, yaitu routing mikrotik. Sebelumnya perlu Anda pahami apa yang dimaksud dengan routing. Routing merupakan tata cara yang digunakan dalam proses pengiriman paket data yang terhubung dari satu network ke network lain.  Pada satu router, biasanya terdapat satu atau lebih tabel routing yang berguna untuk menyimpan informasi jalur pada saat proses routing terjadi, dimana jalur itu akan digunakan ketika ada pengiriman data melalui router. Pada beberapa kejadian, untuk menuju ke suatu tujuan atau client, router tidak hanya memiliki satu gateway atau gerbang, karena router harus menghubungkan lebih dari satu jaringan yang mempunyai segmen yang berbeda-beda. Nah, lalu bagaimana router melakukan pemilihan jalur gatewa...

Fitur Mangle yang Pintar dalam MikroTik

Hallo sobat! Selamat datang diweb buletinup.com ! Pembahasan kita kali ini adalah mengenai Fitur Mangle didalam MikroTik. Mau tau apa itu Fitur Mangle dalam MikroTik? Simak penjelasannya berikut ini. Fitur Mangle pada mikrotik adalah suatu cara yang digunakan untuk menandai paket data dan koneksi tertentu yang dapat diterapkan dalam fitur mikrotik lainnya, sepeti pada routes, pemisahan bandwidth pada queues, NAT dan filter rules. Tanda yang dimiliki mangle yang ada pada router mikrotik hanya dapat digunakan pada router itu saja. Dan yang perlu diingat adalah proses pembacaan rule mangle ini dilakukan dari urutan pertama atau atas ke urutan bawah. Ada beberapa jenis penandaan (Mark) yang ada pada Mangle yaitu Packet Mark (Penandaan Paket), Connection Mark (Penandaan Koneksi), dan Routing Mark (Penandaan Routing). Secara default parameter mangle bisa dibagi menjadi beberapa chain dibawah ini, yaitu : Chain Input digunakan untuk menandai trafik yang masuk menuju ke router mikrotik dan han...