Skip to main content

Fitur Logging dalam MikroTik


Hallo sobat buletinup.com! Selamat datang! Semoga artikel dibawah ini bisa memberikan manfaat untuk pembaca. Pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang fitur logging dalam MikroTik. Simak penjelasannya dibawah ini.

Fitur LOGGING memberikan peluang agar RouterOS mampu melakukan pencatatan berbagai aktivitas sistem dan informasi status router. Secara otomatis RouterOS akan melakukan pencatatan semua aktifitas dan proses yang dilakukan di router MikroTik dan menyimpan catatan (Log) itu kedalam RAM. Daftar catatan (Log) yang telah tersimpan bisa dilihat pada menu /log.



Log yang berada pada menu /log ini akan hilang saat kita melakukan restart router karena log tersebut hanya disimpan pada RAM.Dalam memecahkan permasalahan jaringan akan lebih efektif apabila sebelumnya kita menganalisa log dari Router untuk mengetahui proses apa saja yang sudah terjadi. Sehingga akan lebih memudahkan dalam memetakan masalah dan menentukan solusi.

Akan ada banyak informasi yang kita dapatkan jika hanya melihat pada menu /log , sehingga besar kemungkinan akan menyulitkan analisa. Untuk itu kita bisa melakukan pengaturan mengenai topic apa saja yang akan dicatat dan akan disimpan atau ditampilkan didalam log tersebut.

Selain disimpan dalam memory (RAM) router, log juga dapat disimpan dalam bentuk file pada storage Router, dikirim via email atau ditampilkan pada perangkat syslog server.

Dibawah ini ada beberapa jenis Log yang ada pada Router MikroTik, yaitu:

1. Tipe Disk
Tipe log ini akan menyimpan log dalam bentuk teks file dan akan disimpan pada storage system dari Router itu sendiri . Kita bisa melakukan pengaturan nama file log saat disimpan pada parameter File Name sesuai keinginan kita. Bisa juga diatur berapa banyak baris log yang akan disimpan dalam setiap file nya,bisa juga diset pada parameter Lines Per file.

2. Tipe Echo
Dengan menggunakan tipe ini log dari Router akan ditampilkan pada New Terminal (winbox) atau pada saat kita meremote dengan CLI (direct console)

3. Tipe email
Log akan dikirim ke email yang sudah kita tentukan sendiri. Agar dapat berfungsi maka sebelumnya kita harus melakukan setting smtp server yang akan kita gunakan di menu /tool email.

4. Tipe Memory
Log akan tersimpan di dalam RAM Router dan bisa kita lihat pada menu Log . Karena hanya disimpan dalam RAM, maka log ini akan terhapus / tidak bisa kita baca lagi setelah router melakukan reboot.

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai fitur Logging dalam MikroTik

Comments

Popular posts from this blog

Konfigurasi DHCP Server dan DHCP Client pada MikroTik

Hallo sobat wonogonet.com ! Selamat dagang di blog kami! Dizaman yang sudah sangat modern ini, memiliki koneksi internet adalah suatu hal yang wajib ada di setiap sudut dunia. Bahkan, kebutuhan akan internet ini sudah mampu merambah ke seluruh jenjang usia, baik usia muda maupun tua. Namun, apakah Anda tahu hal-hal apa saja yang bisa membuat maupun mempengaruhi sistem kinerja internet Anda? Salah satu hal yang menunjang kelancaran internet adalah sistem pengaturannya.  Didalam pembahasan kita kali ini,kita membahas salah satu setting internet yaitu mikrotik, didalam mikrotik itu ada banyak sekali hal yang bisa kita setting. Salah Saturn adalah DHCP Server dan DHCP Client. Pada umumnya pengertian dari DHCP Server dan DHCP Client adalah hubungan keduanya, yaitu DHCP Server memberikan pelayanan atau respon dari apa yang dikirimkan oleh DHCP Client, sehingga ada interaksi antara DHCP Server dengan DHCP Client. Dibawah ini akan dijelaskan bagaimana cara untuk konfigurasi mikrotik pada D...

Memahami Istilah DHCP Client pada MikroTik

Hallo hallo...selamat datang di blog buletinup.com ! Pembahasan kita kali ini masih membahas seputar internet dan jaringannya yaa. Kali ini kita akan membahas tentang DHCP Client. Nah, sebelum kita masuk ke materi pembahasan berupa DHCP Client, kita akan mempelajari pengertian dari DHCP terlebih dahulu. DHCP merupakan   protokol yang menggunakan basis client dan server sebagai bahan sistem pembagian alamat ip nya.  DHCP merupakan sebuah protokol yang bisa memberikan alamat Ip secara otomatis pada sebuah komputer. Pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas bahwa setiap perangkat haruslah memiliki sebuah alamat ip sebagai identitasnya. Nah, untuk bisa memiliki ip address ini kita bisa menggunakan bantuan dari DHCP yaitu DHCP Server yang akan memberikan alamat otomatis pada perangkat Anda secara otomatis agar bisa tersambung ke jaringan. Nah, untuk DHCP Client sendiri merupakan sebuah bagian atau rangkaian dari DHCP yang berguna sebagai penerima atau pengguna dari pelayanan y...

Sistem keamanan jaringan dengan Web Proxy

Selamat datang sobat buletinup.com ! Pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang salah satu fitur mikrotik yaitu Web proxy. Web Proxy adalah website berbasis proxy server yang berperan sebagai perantara untuk menerima atau melakukan request dan permintaan serta memberi tanggapan terhadap kontent dari sebuah jaringan internet atau intranet. Web proxy digunakan untuk memblock atau menutup akses ke suatu situs,kecuali block situs HTTPS seperti Facebook.Proxy server bertindak sebagai   gerbang pada setiap komputer klien. Langkah kerjanya seperti ini, ketika Web Server menerima permintaan, web proxy akan menerjemahkannya, dan seakan-akan permintaan tersebut datang secara langsung dari komputer klien. Dan dalam proses pengiriman data, ip address tidak terbaca karena disembunyikan terlebih dahulu oleh proxy. Web Proxy terbagi menjadi 2 bagian yaitu : 1.Nontransparent web proxy Seorang client memiliki hak memilih untuk menggunakan/tidak menggunakan fasilitas web proxy yang disediak...